Dua Pengendara Motor Jadi Korban Penganiayaan di Sawangan

Depok kembali digegerkan dengan insiden kekerasan jalanan. Dua pengendara motor menjadi Korban Penganiayaan di Sawangan, setelah dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal. Peristiwa ini memicu kekhawatiran akan keamanan di jalan raya dan menuntut respons cepat dari aparat kepolisian untuk menangkap para pelaku.

Kejadian nahas ini terjadi pada hari Sabtu dini hari, 24 Mei 2025, sekitar pukul 01.30 WIB, di Jalan Raya Muchtar, Sawangan, Kota Depok. Dua korban, berinisial RZ (22) dan AM (21), yang berboncengan sepeda motor, sedang dalam perjalanan pulang. Tiba-tiba, mereka dihadang oleh sekelompok pemuda berjumlah sekitar lima hingga tujuh orang yang juga mengendarai sepeda motor. Tanpa banyak bicara, kelompok tersebut langsung melakukan Penganiayaan terhadap RZ dan AM menggunakan benda tumpul.

Akibat pengeroyokan tersebut, kedua Korban Penganiayaan mengalami luka-luka di bagian kepala dan tubuh. Sepeda motor mereka juga sempat dirusak oleh para pelaku. Setelah melakukan aksinya, kelompok pengeroyok tersebut langsung melarikan diri meninggalkan kedua korban yang tergeletak di pinggir jalan. Warga sekitar yang mendengar keributan segera memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah kejadian, kedua Korban Penganiayaan dengan didampingi keluarga segera melaporkan insiden ini ke Polsek Sawangan. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sawangan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan korban dan beberapa saksi mata di lokasi kejadian, polisi mulai mengidentifikasi ciri-ciri para pelaku. Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang Jalan Raya Muchtar untuk melacak jejak kelompok pengeroyok tersebut.

Kapolsek Sawangan, Kompol Budi Santoso, S.H., M.M., dalam keterangannya pada hari Minggu, 25 Mei 2025, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menolerir aksi premanisme dan kekerasan di wilayah hukumnya. “Kami telah mengantongi beberapa nama yang diduga terlibat dalam kasus Penganiayaan ini. Tim sedang berupaya keras untuk segera menangkap para pelaku dan memproses mereka sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kompol Budi Santoso. Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari, dan segera melaporkan setiap tindak kejahatan kepada pihak kepolisian. Penyelidikan masih terus berlangsung dengan harapan para pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
INDONESIA, Jakarta